Jumat, 16 Desember 2011

bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?” — 2 Korintus 6:14

RENUNGAN:
Mungkin tidak ada bagian Kitab Suci lain yang telah menghasilkan lebih banyak konflik bagi para pendeta dari yang satu ini. Meskipun tidak diterapkan hanya untuk pernikahan, ayat ini merupakan pengingat yang kuat bahwa ketika kita membuat kemitraan seumur hidup dengan mereka yang tidak berbagi nilai-nilai kita yang terdalam, kita membahayakan kesehatan rohani kita. Sama seperti Allah melarang Israel, melalui Hukum, untuk tidak memasangkan kuk atas seekor keledai dan seekor lembu jantan bersama-sama karena pada akhirnya akan menghancurkan keduanya. Paulus mengingatkan orang Kristen bahwa hal yang sama berlaku juga di dalam hubungan mereka yang terdalam.

DOA:
Allah Bapa, aku tahu bahwa kehendak-Mu tidak sewenang-wenang. Aku tahu bahwa Engkau menginginkan yang terbaik bagiku. Oleh sebab itu, tolonglah berikan aku hikmat di saat aku memilih pasanganku dan teman-teman terdekat. Tolong kami untuk saling membantu di dalam hidup untuk-Mu dan berbagi berkat dan kasih karunia-Mu. Tolong kami untuk mengajak orang lain mengenal-Mu, rahmat-Mu, dan keselamatan-Mu dengan lebih sempurna. Di dalam nama Yesus. Amin.

0 komentar:

Posting Komentar